Postingan

Menampilkan postingan dengan label Perempuan

Bagaimana Bila Nanti............

Gambar
    “Siapapun nanti yang menjadi pasangan hidupku, semoga keluarganya juga menerima dan menyayangiku sepenuh hati”   D alam kehidupan, manusia berkembang seiring berjalannya waktu. Bersamaan dengan itu lingkungan juga berubah dan orang-orang disekitar mulai menua. Setiap masa memiliki ciri khasnya masing-masing. Seperti masa kanak-kanak yang penuh dengan waktu bermain. Masa remaja yang mulai mengenal ketertarikan lawan jenis. Masa dewasa yang penuh dengan tuntutan kehidupan dan nanti yang akan mulai berjalan pelan dimasa senja. Beberapa peristiwa menandai masa tumbuh manusia. Salah satunya adalah momen pernikahan. Peristiwa membangun institusi baru dalam kehidupan. Melibatkan dua pribadi dari latar belakang pengasuhan berbeda. Bahkan momen ini disimbolkan lahirnya kehidupan baru bagi sebagian orang. Bersatunya dua insan untuk tak sekadar tinggal seatap tapi juga hidup bersama. Photo by Irina Iriser: https://www.pexels.com/photo/wedding-rings-916344/ Menjadi pere...

Menuju Dua Puluh Tujuh

Gambar
P ergantian tahun tinggal menghitung jam. Dalam kedipan mata 2024 tertanggal dari kalender. 2025 telah menyiapkan diri untuk mengisi posisi pendahulunya.  Ada yang datang, ada juga yang pergi.          Tahun ini tersemat 26 tahun sudah usiaku. Hitungan jam saja masa 26 itu mulai memudar. Tahun 2025 menyeretku pada kenyataan bahwa usiaku mulai serius. Tepatnya 27 tahun pada juli nanti. Sesungguhnya tak ada yang istimewa dengan angka 27. Sama seperti usia-usia 20-an lainnya tapi entah kenapa ada rasa yang tak bisa dijelaskan. Tak bisa diutarakan dengan gamblang.           Pada satu film berjudul "3 Hari Untuk Selamanya" ada cuplikan yang cukup mengena. Kalimat itu diucapkan oleh Nicholas Saputra yang berperan sebagai Yusuf,  “Pas lo umur 27, lo akan mengambil sebuah keputusan penting yang akan mengubah hidup lo” , kalimat itu diulang sebanyak tiga kali oleh Yusuf.            Menurutn...

Amatir Asmara

Gambar
 Mengingat tahun-tahun yang telah berlalu,  soal asmara sepertinya masih dikatakan "amatir". Memang kapan manusia bisa disebut ahli dalam asmara?, bukannya soal cinta kita semua hanya pemula?. Sampai usia berapapun perkara cinta manusia hanya akan menjadi pembelajar sepanjang hayat. Bahkan ia yang mengaku paling paham tentang pasangannya tetap menjadi amatir ketika tahu tentang hal baru pada diri pujaannya. Source: Dokumen Penulis      Kali ini penulis kembali pada tahun yang telah lewat. Masa sekolah yang telah usai pun fase remaja yang mulai mereda. Masa-masa puber yang menjadi sebuah keniscayaan, mengenalkan satu rasa yang cukup awam "ketertarikan pada lawan jenis", atau penulis sebut "jatuh cinta". Perjalanan mengenal CINTA membuat penulis belajar banyak sekali hal baru. Belajar tentang kecewa, merelakan, mengalah, bekerja sama, bersabar, dan mengendalikan perasaan bersamaan dengan logika.      Bodoh akan cinta juga pernah dilewati. Mengenal o...

JIWA KECIL YANG TERLUKA

Gambar
  Malam nampak merenung Selepas hujan membasuh khawatirnya, juga jenuh yang lama mengendap Dalam pelukan dingin, aku ingat-ingat lagi Kapan aku suguhkan tawa nan lega pada dunia, senyuman pada apa yang kujumpai pun kejujuran hati paling berani   Samar-samar ingatan itu tergambar Nampak abu-abu, persis kumulonimbus yang selalu tampak serius Namun dengan pelan gerimis turun dari cekung mataku Mencoba membasuh perih yang tersisa atas luka yang tak benar-benar sembuh Dari koma yang tiba-tiba siuman   Source: Dokumen Penulis Lupa, aku tak benar-benar lupa Nyatanya semua itu hanya mengendap saja Kapan waktu menghendaki, luka itu kan menganga juga Menyadari hadirnya dan menerima adanya lebih bijak Sebab, semua memang bagian menuju dewasa   Memeluk si kecil yang terluka suatu keniscayaan si dewasa Hadirkan aman dan tenang padanya Lalu bisikkan, “ Tak apa kini kau aman bersamaku, kita hadapi hidup ini bersama “ Bogor, 16 Juli 2022 “JIW...

(Setiap) Hari Ibu

Gambar
  Tulisan ini pertama kali di buat saat momen hari ibu pada 22 Desember 2017. Saat itu ada sebuah kompetisi menulis dari salah satu media ternama dan untuk mencoba peruntungan saya buat tulisan ini. Empat tahun berlalu, meskipun juara tak di dapatkan namun tulisan ini layak di baca khalayak umum. Semoga ada pelajaran yang dapat diambil dari tulisan sederhana ini. Selamat menyusuri aksara-aksara indahnya. Sumber: Dokumen pribadi penulis Bercerita tentang ibu mungkin tak akan ada habisnya, bahkan  berjuta kalimat tak akan mampu menuliskan betapa jasa seorang ibu yang tak  bisa terbalaskan oleh anak-anaknya. Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang jembatan begitulah peribahasa berkata. Sebab sebesar apapun usaha kita sebagai anak akan tetap tak akan bisa menggantikan semua perjuangan beliau. Dalam tulisan ini saya akan menceritakan momen dimana saya menemukan arti dan berharganya kasih dan sayang dari seorang ibu yang selalu menemani saya dimanapun saya berada, juga ...

Perempuan dan Impian

Gambar
       Membahas tentang perempuan rasanya akan banyak sekali topik pembahasan dan rasanya tidak akan ada habisnya. Mulai dari cerita keseharian, keunikannya, bahkan perannya dalam kehidupan. Ketika seorang perempuan masih berstatus sebagai anak akan memiliki cerita yang berbeda ketika statusnya berubah menjadi istri ataupun ibu, dari situ saja akan muncul banyak cerita dengan beragam konfliknya. Mungkin tulisan kali ini tak akan cukup bila harus menceritakan ketiga status perempuan tersebut, maka aku akan menuliskan perempuan dari kacamata  mimpi, cita-cita, dan impiannya. Gambar oleh    Jill Wellington  dari  Pixabay      Sebagai manusia yang dikaruniai daya untuk berjuang dalam hidup, mimpi menjadi bagian tak terpisahkan dengan manusia. Baik laki-laki maupun perempuan, semua berhak memperjuangkan hidupnya atas nama mimpi, cita-cita, maupun impian. Dengan cita-citalah hidup terasa layak untuk diperjuangkan, pun tak ada batas j...