Tak Apa-Apa
A da banyak cara Tuhan mengabulkan doa hamba-Nya. Barangkali salah satu jawaban dari doa itu adalah saat Dia menggagalkan rencana yang telah lama tersusun. Bahkan jauh sebelum waktu kepastinya ada. Dan yang dibayangkan akhirnya tinggalah bayangan. Ketika ia dengan gagahnya mengenakan toga. 21 September 2024, di Yogyakarta sidang terbuka itu berlangsung. Momen dalam hidupnya yang tak bisa aku hadiri untuk "kesekian kalinya". Rencana yang selalu aku bawa dalam doa-doa, nyatanya hanya angan saja. Berharap Tuhan meng-iyakan. Tapi Dia punya maksud baikNya untukku. Sedih, kecewa, dan marah. Begitulah ketika belum memahami nilai dibaliknya. Sampailah pada satu kesempatan aku memahami maksudnya. Tidakkah akan memilukan bila hari itu aku datang menemuinya di Graha Jendral Sudirman. Sepi barangkali yang hadir diantara mereka yang gempa gempita. Mungkin keramaian itu hany...