Postingan

Menampilkan postingan dengan label Hubungan

Tak Apa-Apa

Gambar
          A da banyak cara Tuhan mengabulkan doa hamba-Nya.  Barangkali salah satu jawaban dari doa itu adalah saat Dia menggagalkan rencana yang telah lama tersusun. Bahkan jauh sebelum waktu kepastinya ada. Dan yang dibayangkan akhirnya tinggalah bayangan. Ketika ia dengan gagahnya mengenakan toga.           21 September 2024, di Yogyakarta sidang terbuka itu berlangsung. Momen dalam hidupnya yang tak bisa aku hadiri untuk "kesekian kalinya". Rencana yang selalu aku bawa dalam doa-doa, nyatanya hanya angan saja. Berharap Tuhan meng-iyakan. Tapi Dia punya maksud baikNya untukku. Sedih, kecewa, dan marah. Begitulah ketika belum memahami nilai dibaliknya. Sampailah pada satu kesempatan aku memahami maksudnya.           Tidakkah akan memilukan bila hari itu aku datang menemuinya di Graha Jendral Sudirman. Sepi barangkali yang hadir diantara mereka yang gempa gempita. Mungkin keramaian itu hany...

Amatir Asmara

Gambar
 Mengingat tahun-tahun yang telah berlalu,  soal asmara sepertinya masih dikatakan "amatir". Memang kapan manusia bisa disebut ahli dalam asmara?, bukannya soal cinta kita semua hanya pemula?. Sampai usia berapapun perkara cinta manusia hanya akan menjadi pembelajar sepanjang hayat. Bahkan ia yang mengaku paling paham tentang pasangannya tetap menjadi amatir ketika tahu tentang hal baru pada diri pujaannya. Source: Dokumen Penulis      Kali ini penulis kembali pada tahun yang telah lewat. Masa sekolah yang telah usai pun fase remaja yang mulai mereda. Masa-masa puber yang menjadi sebuah keniscayaan, mengenalkan satu rasa yang cukup awam "ketertarikan pada lawan jenis", atau penulis sebut "jatuh cinta". Perjalanan mengenal CINTA membuat penulis belajar banyak sekali hal baru. Belajar tentang kecewa, merelakan, mengalah, bekerja sama, bersabar, dan mengendalikan perasaan bersamaan dengan logika.      Bodoh akan cinta juga pernah dilewati. Mengenal o...

Kembali Pulang

Gambar
  B ogor, 6 April 2023 Temaram mulai menghiasi langit Dramaga. Gerimis kecil masih setia membasuh debu-debu jalanan sembari menyejukkan setiap jiwa-jiwa yang lelah. Adzan magrib masih menjadi primadona bulan ini. Semua kudapan yang telah siap hanya akan jadi sia-sia bila adzan belum berkumandang. Tak terasa ramadhan tahun ini telah memasuki hari ke-15, itu artinya separuh bulan suci telah kulewati di kota ini (lagi). Rencana mudik yang maju mundur akhirnya terealisasi, walaupun diwarnai banyak drama. Rencana demi mendapatkan harga tiket dibawah lonjakan tarif mudik pun terbersit dipikiranku. Tujuan mudik yang seharusnya Bogor-Tulungagung kini harus diubah menjadi Bogor-Yogyakarta. Selisih harga tiket yang mencolok menjadi faktor utama pengubahan jalur tersebut. Semua skenario tersebut tak akan terwujud tanpa campur tangannya. Dia yang serupa dengan seorang pertapa yang keluar dari persembunyiannya. Semua dimulai pada 20 September 2022. Musim semi yang seharusnya diisi mekarny...

Semburat Rindu

Gambar
  Beberapa purnama telah terlewati tanpa “kita”, sebab kini yang ada adalah aku dan kau. Setelah keputusan perih kita ambil pada bulan keenam tahun lalu, rasanya masih menguar di tahun ini. walau aku tak lagi di kota itu begitupun denganmu namun memori tangis itu tak mau luruh bersama hujan di bulan juni. Masih kuingat betul alur memori itu. Dari mulai kefatalan yang kau lakukan, garit-garit luka yang harus aku tanggung, ego yang merajai keputusan-keputusanmu, hingga jalinan kasih yang akhirnya kehilangan denyutnya. Mungkin kita dulu sama-sama tahu pun sama rasa bagaimana akhir mei menuju juni yang cukup kelam itu. Badai pilu yang tak mampu terbendung olehmu dan aku memecah bahtera kita. Hal yang aku pertanyakan, dalam keadaan seperti itu mengapa kau masih saja berpikir akan tetap sampai di tepian?, mengapa kau tak coba perbaiki dulu bahtera baru melanjutkan perjalanan ini?. Pertanyaan yang masih belum menemukan jawabnya, atau mungkin tanpa jawaban itu sudah menjadi jawabnya? “...