Story Blog Tour. Chapter 3 - Perbincangan di Kafe Banyak asumsi muncul setelah apa yang dilihat darma itu menjadi bahan obrolan hangat di kafe hari itu. Sepertinya suatu hal besar akan terjadi disekolah mereka, begitu terka Wanda sambil menyeruput coklat hangatnya. "Mau ada apa lagi sih? masalah yang dulu aja belum kelar udah ada masalah lagi" sahut Bayu dengan kesalnya. "Eh jangan suudzon dulu deh kenapa kita gak nelusuri aja alur masalahnya, siapa tau kita bisa bantu nyelesain" jawab Hadyan dengan bijaknya. "Ya kalo aku setuju sama idenya Hady, tumben banget dapat wangsit darimana bray?" sahut Darma sembari menepuk pundak Hadyan. Dan pertemuan mereka hari itu menghasilkan sebuah rencana untuk menelusuri hal misterius yang Darma lihat di sekolah beberapa jam tadi, rencana kali ini Hadyan yang memimpin. Begitu semua alur rencana selasai dirembugkan mereka pun keluar dari kafe itu dengan mimik wajah serupa detektif dalam komik Detectif Conan maupun da...
Postingan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
MALAM Gelap,sunyi,sepi Gambaran khalayak ramai tentang mu Dingin mungkin seperti itu rasanya Tatkala dirimu menampakkan diri Malam Aku minta satu permintaan Aku minta satu keinginan Hilangkan dia dari anganku Hapus dia dari hatiku Bawa dia pergi dari hidupku Cukuplah semuanya Cukuplah luka-luka yang ada Selesai semua cerita-cerita Malam Hibur aku dengan langit mu Buatlah aku tersenyum dengan bintang-bintang Sampaikan padanya,ku bahagia sekarang
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Penantian langit malam nan sendu kau seret aku dalam haru haru biru kerinduan terdalam kerinduan nan kelam pujangga kemana rimbanya kalimat indah mulai menyapa pengembara kemana perginya adinda mulai resah ingatkah kanda padaku meski laut mulai membisu masihkah kanda mengasihi meski langit tak lagi putih Semoga cukup sebutir doa Tuk sampaikan kasih sayang Tuk memeluk adi kanda terkasih Tuk lepaskan rindu yang mulai perih By:NAY
Penantian di ujung senja
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
senja itu masih disini temaram itu masih menemani cakrawala merah menjemput mentari menuju singgasana awan berlomba berarak menuju barat sana jejak mu masih tertinggal senyumanmu masih tertinggal perpisahan itu masih terkenang diingatan lambaian mu masih menghiasi angan-angan kini ku berdiri disini menanti menanti kedatangan pujaan hati ku masih ingat janji mu janji yang begitu semu mungkinkah kau masih ingat padaku seseorang yang selalu terpaku terpaku dengan semua kata-kata mu kata yang selalu kau katakan tanpa jemu hai pengembara pulanglah sudah cukup aku menantimu hingga lelah cukup sudah kesepian menderaku kini rindu telah datang untuk meminta pelukmu karya: NAIMAS AYU
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
NAUNGAN MALAM malam ini kuingin menitipkan salam salam yang telah lama terpendam bak lembaran temaram yang menusuk jauh kedalam engkau nun jauh disana yang selalu jadikan ku merana dapatkah kau dengar aku? dengar perih ku perih yang selalu warnai hari lara yang ajari aku menari sakit yang membawa ku berlari pedih yang ajak ku berdiri langit bersolek cantik malam ini bintang bertaburan hiasi angkasa malam ini bulan bahagia menyinari langit malam namun aku rasakan sedih yang mendalam kau yang terkasih tlah buatku bersedih kau yang tercinta tlah hancurkan rasa yg tercipta dengarlah nyanyianku nyanyian senduku yang penuh haruku yang selalu penuhi lamunanku Karya : Naimas Ayu
kumpulan puisi rindu
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Belenggu Penantian Harus kubawa kemana lagi belenggu ini Semakin berat kupikul sendiri Harus ku labuhkan kemana rinduku semakin sakit ku rengkuh Kurindu saat itu kurindu saat dulu ketika bersama denganmu ketika ku bertatap dengan mu entah harus ku katakan apa lagi harus ku ungkapkan kata apa lagi ku tak bisa membagi ini ku tak sanggup bercerita ini masih lamakah dirimu disana masih berapa dekade dirimu berkelana jauh sudah kau berlayar jauh sudah kau mengarungi samudra cepat ... cepat pulang kau cepatlah kembali dikau ku tunggu kau dibatas penantian belenggu